RPP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah : SMK NEGERI PENERBANGAN ACEH
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK)
Kelas/Semester : VII (tujuh)/1
Materi Pokok : Permainan Bola Besar
Sub Materi : Teknik Passing Sepakbola
Alokasi Waktu : 3 X 40 menit (1 x pertemuan)
Kompetensi Inti (KI) (lihat Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018)
KI 1 : Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
KI 4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1 Memahami gerak spesifik dalam berbagai permainan bola besar sederhana dan atau tradisional
3.1.1 Menyebutkan teknik passing bola dengan gerak non lokomotor dan lokomotor
3.1.2 Memahami teknik passing bola dengan gerak non lokomotor dan lokomotor
3.1.3 Memahami teknik passing bola dengan gerak manipulatif non lokomotor dan lokomotor
3.1.4 Menerapkan teknik passing bola dalam permainan sederhana
4.1 Mempraktikkan gerak spesifik dalam berbagai permainan bola besar sederhana dan atau tradisional
4.1.1 Mempraktikkan variasi gerak non loko-motor passing bola dalam permainan sepakbola
4.1.2 Mempraktikkan variasi gerak lokomotor passing bola permainan sepakbola
4.1.3 Mempraktikkan variasi kombinasi gerak non lokomotor dan lokomotor passing bola permainan sepakbola
4.1.4 Mempraktikkan gerakan teknik passing dalam permainan sederhana
Tujuan Pembelajaran
Pembelajaran materi Passing Bola dalam permainan sepakbola dilaksanakan melalui Model pembelajaran Problem Bassed Learning (PBL) dengan pendekatan Scientifik. Peserta didik dapat menanamkan dan mengimplementasikan sikap : religius (berdo’a, bersyukur sebelum dan sesudah belajar), tanggung jawab, disiplin, toleransi, sportivitas, dan kerja sama selama proses pembelajaran, kemudian dapat memahami dan menjelaskan gerak spesifik passing menggunakan kaki bagian dalam, luar dan punggung kaki, serta dapat mempraktekkan gerak spesifik passing bola menggunakan kaki bagian dalam, luar dan punggung kaki dalam permainan sepak bola dengan baik dan benar.
Materi Pembelajaran
Materi pembelajaran yang akan disampaikan kepada peserta didik meliputi kegiatan yang berkaitan dengan permainan sepakbola. Materi tersebut akan dibahas secara spesifik sebagai mana yang terdapat dalam lampiran Rencana Pelaksananan Pembelajaran ini. Adapun materi yang akan dibahasa meliputi
Pengertian Sepakbola
Pengertian Passing Sepakbola
Sejarah Perkembangan Sepakbola
Teknik Dasar Permainan Sepakbola
Model-model Passing dalam Sepakbola
Metode, Pendekatan, dan Model Pembelajaran
Metode : Tanya Jawab, diskusi, penugasan, praktik dan Bermain
Model : Problem Based Learning (PBL)
Pendekatan : Scientific
Fasilitas, Alat dan Media pembelajaran
Fasilitas :
Fasilitas untuk pembelajaran materi passing bola dalam permainan sepakbola untuk siswa kelas VII SMA Negeri Penerbangan Aceh akan mergunakan lapangan yang berukuran 15 x 30 m. Lapangan ini terletak di halaman sekolah SMA Negeri Penerbangan Aceh, Kondisi lapangan bersih dari batu dan benda lain yang dapat menyebabkan peserta didik cedera. Fasilitas ini terbentang membujur utara dan selatan. Gawang modifikasi
Alat dan Media Pembelajaran
Peralatan yang dipergunakan untuk mendukung proses pelaksanaan pembelajaran ini terdiri dari
2.1 Bola yang berukuran nomor 5 Standard PSSI sebanyak 6 (enam) buah.
2.2 Bola plastik yang berukuran sedang dengan lingkaran jari-jari 10 cm sebanyak 20 (dua puluh) buah.
2.3 Peluit merk Fox sebanyak 1 buah.
2.4 Cone setinggi 30 (tiga puluh) cm sebanyak 20 buah.
2.5 Tali rapia dan paku 5 inch
Langkah-langkah Pembelajaran
Kegiatan
Jenis kegiatan
Alokasi Waktu
KEGIATAN PENDAHULUAN
Pengelolaan Kelas
Siswa dibariskan dengan setengah lingkaran. Guru berdiri sejauh 1 – 2 meter di depan siswa. Siswa putra dan putri di pisahkan dengan jarak 50 cm.
Guru menyapa mengucapkan salam sesuai dengan ajaran agamanya, selamat pagi dan bersama peserta didik melakukan tepuk semangat
Kelas dibuka dengan guru menanyakan kabar dan mengecek kondisi kesehatan siswa, jika ada yang sakit, peserta didik tersebut tidak perlu mengikuti aktivitas fisik, tetapi harus berada di tempat yang teduh untuk mengamati proses pembelajaran.
Guru menjelaskan dan mengkaitkan jika kondisi kebugaran atau kesehatan kita terganggu (sakit) itu merupakan rahmat dan karunia Allah SWT. Untuk itu agar tubuh kita selalu bugar dan sehat sebaiknya kita selalu melakukan aktifitas olahraga secara rutin.
5 Menit
Berdoa
Kelas dilanjutkan dengan berdo’a dipimpin oleh salah seorang peserta didik yang telah ditunjuk sebelumnya atau diwakili oleh ketua kelas sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Doa yang dibacakan berupa ayat suci Al-quran yaitu :
2 menit
Presensi
Guru mengecek kehadiran peserta didik dengan menanyakan peserta didik yang tidak hadir. Lalu mencatat dan berkomunikasi dengan siswa kenapa kawannya tidak dapat hadir ke sekolah
2 menit
Apersepsi
Guru mengingatkan dan mengaitkan materi sebelumnya dengan materi yang akan diajarkan.
Mengajukan beberapa pertanyaan kepada siswa secara lisan terkait pengetahuan awal siswa tentang permainan sepak bola (materi passing). (Pretest) seperti :
Sebutkan tehnik dasar permainan sepak bola ?
Sebutkan 3 tehnik passing menendang bola dalam permainan sepak bola ?
Jelaskan cara melakukan Tehnik menggunakan kaki bagian dalam !
Coba peragakan cara melakukan passing menggunakan kaki bagian luar !
Coba peragakan cara melakukan passing menggunakan punggung kaki !
5 menit
Pemanasan
Guru menyuruh para siswa berbaris berderet kebelakang. Satu baris paling banyak 10 orang. Deretan ini dapat dua atau tiga baris, tergantung jumlah siswa yang ada. Jumlah pemain dalam permainan kucing dan tikus adalah 1 (satu) orang siswa yang memerankan sebagai kucing dan 1 (satu) orang siswa yang memerankan sebagai tikus. Siswa lain berlaku sebagai semak-semak/pagar
Sebelum permainan kucing dan tikus dimulai, guru terlebih dahulu menentukan siswa yang memerankan sebagai seekor kucing dan seekor tikus, sedang siswa yang lainnya berlaku sebagai semak-semak. Siswa siswa yang berlaku sebagai semak-semak saling bergandengan tangan satu sama lainnya membentuk barisan lurus atau lingkaran. Semak-semak menghalangi kucing mengejar tikus, tetapi membiarkan tikus lolos dari semak-semak. Tikus yang tertangkap berubah menjadi semak ikut bergandengan tangan, sedangkan tikus ysng menangkap tikus berubah menjadi kucing. Kucing yang tinggal, tetapi mengejar tikus sampai tikus tertangkap oleh kucing. Permainan ini dilanjutkan dimana pemeran kucing dan tkius dimainkan oleh siswa yang berbeda dan saling bergiliran. Berikut ini ilustrasi bermain tikus dan kucing. Untuk memudahkan dapat di lihat pada link berikut : https://www.youtube.com/watch?v=1hHVibPPu7k
7 menit
KEGIATAN INTI
Mengamati
Guru menanyakan kepada siswa terkait hasil mengamati video pertandingan sepak bola (link sudah dikirim 1 hari sebelum pembelajaran PJOK dimulai melalui grup Whatsapp) https://youtu.be/SsSzjddeFio
Sintaks :
Apakah ada di antara siswa yang menonton goal pertandingan sepakbola pada link youtube tersebut ?
Adakah yang tahu gol tersebut dilakukan oleh siapa dan operan dari pemain mana ?
Guru menanyakan kepada siswa terkait hasil mengamati video gerakan passing bola menggunakan kaki bagian dalam, luar dan punggung kaki. (link sudah dikirim 1 hari sebelum pembelajaran PJOK dimulai melalui grup Whatsapp) https://youtu.be/tIPGF2ho8TE
Mengamati gerakan yang di peragakan oleh guru tentang kesalahan-kesalahan gerak dan gerak yang benar ketika melakukan gerak passing bola menggunakan kaki bagian dalam, luar dan punggung kaki.
90 Menit
Menanya
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan informasi yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar. “untuk memasukkan bola ke gawang apakah memerlukan kemampuan fisik ibu/bapak ?”
Guru menjembatani peserta didik untuk melakukan tanya jawab secara bergantian tentang materi sepak bola (passing menggunakan kaki bagian dalam, luar dan punggung kaki) yang tidak dipahami dari apa yang diamati.
Guru menjelaskan bahwa apa yang mereka amati nanti akan dituangkan ke dalam tugas LKPD secara berkelompok.
Nilai karakter: Mandiri (Kerja keras, kreatif), Gotong Royong (Kerja sama)
Mencoba
Penguasan Materi Secara Individual (Individual Learning)
Gerak Non Lokomotor
Model 1.
Siswa melakukan gerakan menimbang dan mengontrol bola dengan menggunakan punggung kaki kanan sebanyak 10 kali setinggi bahu. Media yang digunakan berkaitan dengan TPACK (Technological Peadagogic And Content Knowledge
Model 2.
Siswa melakukan gerakan menimbang dan mengontrol bola dengan menggunakan punggung kaki kiri sebanyak 10 kali setinggi bahu
Model 3.
Siswa menimbang dan mengontrol bola dengan menggunakan kombinasi punggung kaki dan kaki bagian dalam sebanyak 10 kali yang menggunakan kaki kiri dan kanan kanan
Model 4.
Siswa melakukan menimbang dan mengontrol bola dengan menggunakan kaki bagian dalam setinggi bahu sebanyak 10 kali dengan kaki kiri dan kaki kanan
Model 5.
Siswa menimbang bola dengan kaki kanan dan mengontrol bola dengan kaki kiri dan kaki kanan yang menggunakan kaki bagian dalam setinggi bahu sebanyak 10 kali
Sumber :https://kabarpandeglang.com/permainan-bola-besar-sepak-bola, di akses tanggal 28 November 2023 Pukul 08:07 Wib
Gerak Lokomotor
Model 1.
Siswa melakukan operan bola ke arak depan sejarak 1 m dengan kaki kanan dan kiri yang menggunakan punggung lalu berlari untuk mengontrol bola, selanjutnya melakukan operan yang sama ke depan sejauh 1 m, demikian seterusnya sampai batas akhir garis lapangan
Model 2.
Siswa melakukan gerakan menimbang bola denga kaki kiri dan kanan sebanyak 5 kali dan selanjutnya melakukan tendangan ke arah depan sejauh 2 meter atau mengenai sasaran kotak yang sebelumnya telah ditempatkan oleh guru, kemudian berlari untuk mengontrol bola tersebut agar tidak jauh dari lapangan
Gerak Variasi Non Lokomotor dan Lokomotor
Model 1.
Guru memperagakan gerak dasar menimbang bola dengan punggung kaki kiri dan kanan di tempat lalu selanjutnya siswa diminta untuk berpindah tempat sambil melakukan gerakan menimbang bola
Model 2.
Guru memperagakan gerak dasar menimbang bola dengan kaki bagian dalam baik kaki maupun kaki kanan di tempat lalu selanjutnya siswa diminta untuk berpindah tempat sambil melakukan gerakan menimbang bola
Model 3.
Guru memperagakan gerak dasar menimbang bola dengan Kaki bagian luar baik kaki kiri maupun kaki kanan di tempat lalu selanjutnya siswa diminta untuk berpindah tempat sambil melakukan gerakan menimbang bola
Penguasaan Materi Secara Berpasangan
Gerak Non Lokomotor
Model Gerakan 1.
Siswa melakukan gerakan operan bola dengan pasangannya jarak 2 m dengan menggunakan kaki bagian dalam. Gerakan ini dilakuakn sebanyak 10 kali ulangan. Setelah selesai geraan tendangan diganti dengan kaki kiri
Model Gerakan 2
Siswa melakukan gerakan operan dengan menggunakan punggung kaki ke temannya sejauh 2-3 meter, lalu bergantinan kaki
Gerak Lokomotor
Siswa melakukan gerakan operan dengan menggunakan punggung kaki, kaki bagian dalam, kaki bagian luar yang dilakukan dengan menggunakan kaki kanan dan kaki kiri secara bergantian ke temannya sejauh 2-3 meter sambil berpindah tempat ke arah depan. Ilustrasinya sebagai berikut
Penguasaan Materi Secara Berkelompok
Gerak Non Lokomotor
Model 1.
Siswa dibagi dalam kelompok 3 orang. Salah satunya menjadi pencegat bola yang di oper oleh siswa lain ke sudut segitiga. Setelah operan bola siswa tersebut berpindah tempat ke posisi yang kosong di tempat lain. Siswa pencegat operan berusah untuk merebut bola yang di oper oleh kawannya. Apabila berhasil maka siswa tersebut menjadi pengoper bola ke arah siswa yang telah berpindah tempat ke posisi aman dari cegatan temannya
Model 2.
Siswa melakukan gerakan operan dengan menggunakan punggung kaki, kaki bagian dalam, kaki bagian luar yang dilakukan dengan menggunakan kaki kanan dan kaki kiri secara bergantian ke temannya sejauh 2-3 meter dengan membentuk formasi segitiga. Salah seorang siswa berusaha untuk merebut bola yang di oper oleh siswa lain ke siswa yang berada di sudut segitiga lain. Selanjutnya siswa yang berhasil merebut bola akan menjadi penerima bola untuk melakukan operan ke siswa lain yang berada di sudut segitiga lainnya. Siswa yang berhasil direbut bolanya selanjutnya akan menajdi siswa yang berusaha untuk merebut bola dari siswa yang melakukan oprean dari sudut segitiga ke arah kawannya yang berada di segitiga lainnya.
Gerak Lokomotor
Siswa di bagi secara berpasangan. Pasangan tersebut berusaha untuk merebut bola dalam lapangan lingkaran. Pasangan lain berada di sekitar lingkaran lapangan untuk menerima oprean dari pasangan yang mengendalikan bola. Pasangan yang bebas akan berusaha untuk menghentikan bola yang di oper oleh pasangan lain. Apabila yang dioper tersebut dapat dihentikan maka timnya dapat menjadi pasangan pengoper bola. Ilustrasinya sebagai berikut :
Penguasaan Materi Melalui Games
Gerak Kombinasi Non Lokomotor dan Lokomotor
Siswa dibagi dalam 2 kelompok sesuai dengan jenis kelaminnya. Masing-masing kelompok tersebut diberikan kesempatan untuk pertandingan sepakbola yang hanya boleh menggunakan teknik passing – kontrol dan shooting ke arah gawang. Apabila menggunakan teknik lain maka di anggap pelanggaran.
Menalar
Guru membagikan LKPD kepada kelompok. Selanjutnya peserta didik menguraikan isian yang terdapat di LKPD
Peserta didik mengolah informasi mengenai gerak spesifik passing menendang menggunakan kaki bagian dalam, luar dan punggung kaki dari sumber menganalisis video pembelajaran yang sudah dikirim melalui link ke grup Whatsapp 1 hari sebelum pembelajaran PJOK dan mengamati secara langsung oleh guru ketika melakukan gerakan yang salah dan gerakan yang benar di lapangan.
Peserta didik secara kelompok berdiskusi menemukan dan menentukan solusi dalam permasalahan untuk dituangkan ke dalam LKPD.
Guru mendampingi peserta didik dalam menyimpulkan hasil gerak yang telah dilakukan bersama kelompoknya.
Mengkomunikasikan
Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kerja kelompok tentang kesalahan dan gerak yang benar gerak spesifik passing menggunakan kaki bagian dalam, luar dan punggung kaki.
Peserta didik yang lain memperhatikan dan memberi tanggapan terhadap kerja kelompok lain setelah mempersentasikan.
Guru dan peserta didik memberikan apresiasi atas partisipasi semua pihak.
Guru mengevaluasi gerak dengan mendemontrasikan kesalahan gerak dan gerakan yang benar dalam melakukan passing menendang menggunakan kaki bagian dalam, luar dan punggung kaki.
Setelah guru mendemontrasikan kesalahan gerak dan gerakan yang benar, siswa melakukan lagi gerakan passing menendang menggunakan kaki bagian dalam, luar dan punggung kaki untuk dilakukan penilaian keterampilan.
Setelah dilakukan penilaian oleh guru, peserta didik melakukan permainan (games) sesungguhnya yaitu bermain sepak bola.
PENUTUP
Pendinginan
Melakukan gerak pendinginan/pelemasan yang dipimpin oleh guru atau oleh salah seorang siswa yang dianggap mampu, dan guru menjelaskan kepada siswa tujuan dan manfaat melakukan pelemasan setelah melakukan aktivitas fisik/olahraga yaitu agar dapat melemaskan otot dan tubuh tetap bugar (segar)
5 menit
Refleksi/
Rangkuman
Guru melakukan evaluasi gerak yang benar diakhir pembelajaran terhadap proses aktivitas berkenaan dengan materi aktivitas yang telah diberikan.
7 menit
Rencana Tindak Lanjut
Guru memberikan rencana tindak lanjut (RTL) bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan dan kepada peserta didik yang mengikuti pengayaan.
Menginformasikan kepada peserta didik untuk mempelajari materi yang akan dibahas dipertemuan berikutnya tentang permainan bola voli
2 menit
Berdoa
Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dipimpin salah seorang peserta didik (ketua kelas) sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
Guru bersama peserta didik mengakhiri proses pembelajaran dengan bersama sama melafadzkan Hamdallah dan salam
3 Menit
Penilaian
Teknik Penilaian:
Penilaian Sikap : Observasi/pengamatan dan Jurnal
Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis dan Penugasan
Penilaian Keterampilan : Praktik/Proses
BentukPenilaian:
Observasi : Lembar pengamatan aktivitas peserta didik
Tes tertulis : Uraian
Unjuk kerja : Lembar penilaian praktik
Pembelajaran Remedial (di bawah KKM 70)
Tugas membuat rangkuman dan indikator yang tidak mampu di capai.
Tugas mandiri berupa mempelajari materi pada indikator yang belum dicapai bersama tutor sebaya.
Remedial gerak bisa dilaksanakan pada saat KBM berlangsung atau bisa juga diluar jam pelajaran tergantung jumlah siswa.
Pembelajaran pengayaan
Menjadi tutor sebaya bagi teman yang belum mampu mencapai nilai KKM pada indicator pembelajaran tertentu.
Diberikan materi untuk pertemuan berikutnya atau ketrampilan dengan tingkat kesulitan lebih kompleks agar lebih trampil.
Mengetahui, Banda Aceh,
Guru Pembimbing
Muhammad Rizki Muhammad Jabal
NPM. 2206104020020
Komentar
Posting Komentar